Hidup hanya sekali...
Tidak akan terulang lagi...
Ya memang, itulah hidup, hidup memang seperti itu.
Lahir, jadi bayi, balita, sekolah TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, Kerja, Nikah, Punya anak, terus bekerja sampai waktu pensiun, nunggu mati, terus mati.
Seperti itulah hidup. Walaupun ada juga dalam jenjang itu, tiba-tiba mati pada fase-fase tersebut.
Ya memang seperti itulah hidup.
Sebenarnya untuk apa kita hidup terus kejar prestasi, kejar kedudukan, kejar jabatan, kejar duit yang banyak?
Ketika TK kita belajar nulis, terus bisa, dapat bintang dari guru.
Bangga? Iya... Pasti. Kita bangga, orang tua kita bangga, guru kita pun bangga.
Tapi... Ya udah cukup segitu.
Masuk jenjang SD, naik kelas, juara terus, ikut berbagai lomba yang kadang tidak juara kadang juara, lulus.
Bangga? Iya... Jelas... Kita bangga dengan prestasi yang telah diraih, orang tua kita bangga, guru kita pun bangga.
Terus? Ya udah... Cukup hanya sampai di sana.
Masuk SMP, masuk SMA pun begitu.
Lalu masuk kuliah, karena ada kesempatan untuk kuliah.
Apalagi diterima di universitas favorit. Ditambah lagi dapat beasiswa.
Siapa yang ga bangga? Semua bangga. Diri sendiri, orang tua, temen, saudara, guru-guru.
Terus gimana? Ya.... Udah.... Cuma seperti itu....
Lulus kuliah, dapat kerja...
Dewasa ini, lulus kuliah langsung kerja, itu prestasi.
Bangga? Jelaaasss...
Teruss...? Ya udah cuma begitu aja.
Nikah, punya anak...
Kerjapun masih berlanjut...
Kerja...
Kerja...
Terus kerja...
Sampai waktunya pensiun...
Ketika pensiun, cari berbagai kegiatan.
Jualan-jualan, bisnis, main-main sama cucu, ikut berbagai kegiatan sosial, dan berbagai kegiatan lainnya untuk mengusir kejenuhan.
Terus bertambah tua, terus tua...
Sampai akhirnya meninggal.
Setelah itu... Ya sudah...
Ya kan? Hidup memang seperti itu...
Kebanggaan prestasi - prestasi yang telah diraih, hanya menjadi kebanggan cuma sesaat aja. Hanya waktu itu, dan hanya seperti itu.
Selanjutnya?? Ga ada jaminan akan hidup nyaman, ga ada jaminan asiikk...
Jadi buat apa cari daan ngejar-ngejar prestasi, ngejar-ngejar kedudukan, ngejar-ngejar jabatan, ngejar-ngejar duit banyak, ngejar-ngejar kebanggan?
Toh hanya begitu doang...
Hanya begitu saja...
Ah... Hidup memang hanya seperti itu...
Hidup Memang Seperti Itu
About Me
Popular Posts
-
"Da aku mah apa atuh..??". Kalimat tersebut sekarang ini sering terdengar ditelinga. Tulisan tersebut juga sudah sering terlihat d...
-
Hidup hanya sekali... Tidak akan terulang lagi... Ya memang, itulah hidup, hidup memang seperti itu. Lahir, jadi bayi, balita, sekolah TK...
-
“Akh males sama dosen ini…”, “kurang ajar nih dosen…”, “dosen apaan…”, “sebel sama dosen ini…” Kata-kata “indah” tersebut sering terlonta...
-
Musibah memang tidak terjadwal kapan datangnya. Musibah banjir dan longsorpun yang kerap terjadi pada musim penghujan, tidak ada yang tahu ...
-
Membaca kisah dari tulisan Fahd Fahdepie yang berjudul ‘Dibalik Ajakan Sholat Istri Kepada Suaminya’ dalam sebuah laman facebook yang dibagi...
-
Kata cowok-cowok yang sudah menikah, mereka selalu bilang, "istri gue yang terbaik". Sebelum aku menikah, aku berfikir, "ah.....
-
Ketika merasa galau, gundah dan hati tak tenang. Ingin rasanya pergi,,, pergi jauh dari zona nyaman -yang terasa saat ini sudah tak nyaman-....
-
Pertemuan adalah hal yamg menyenangkan bagi kebanyakan orang. Apalagi pertemuan tersebut dengan suatu hal yang dicintai. Bertemu dengan pas...
-
Di tengah keramaian, aku merasa sendiri... Bibir tersenyum, hati menangis... Aku merasa hidupku sudah tak ada guna Bingung,,, bingung,,, ...
-
Sebuah perjalanan sesungguhnya tidak akan pernah berakhir. Ketika selesai dalam melakukan sebuah perjalanan. Hal itu sebenarnya merupak...
ADs
Video of the day
Mengenai Saya
Arsip Blog
Diberdayakan oleh Blogger.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar